PERAN DAN FUNGSI PERAWAT DALAM KEPERAWATAN MEDIK BEDAH
Faisal Sangadji
Perawat memiliki peranan penting dalam memberikan asuhan keperawatan yang
komprehensif bagi pasien yang menjalani prosedur pembedahan atau mengalami
kondisi medis yang membutuhkan penanganan intensif. Dalam konteks keperawatan
medik bedah, perawat memiliki berbagai peran dan fungsi yang krusial untuk
menjamin keselamatan dan kesembuhan pasien.
Pertama, perawat berperan sebagai pemberi asuhan keperawatan yang
berpusat pada pasien. Mereka melakukan pengkajian komprehensif, menetapkan
diagnosa keperawatan, merencanakan intervensi, melaksanakan tindakan
keperawatan, serta memantau dan mengevaluasi hasil asuhan yang diberikan.
Perawat harus memiliki pengetahuan yang luas terkait prosedur pembedahan,
penanganan kondisi medis, dan proses pemulihan pasien.
Kedua, perawat berperan sebagai koordinator perawatan. Mereka
berkolaborasi dengan tim kesehatan lainnya, seperti dokter, fisioterapis, dan
ahli gizi, untuk memastikan rencana perawatan yang komprehensif dan
terintegrasi. Perawat menjadi penghubung utama antara pasien, keluarga, dan tim
kesehatan dalam memastikan kontinuitas perawatan.
Ketiga, perawat berperan sebagai edukator bagi pasien dan keluarga.
Mereka memberikan edukasi terkait prosedur pembedahan, perawatan luka,
manajemen nyeri, serta aktivitas dan nutrisi yang dibutuhkan selama proses
pemulihan. Edukasi yang komprehensif dapat meningkatkan pemahaman pasien dan
keluarga, sehingga mereka dapat terlibat aktif dalam proses penyembuhan.
Keempat, perawat berperan sebagai advokat bagi pasien. Mereka memastikan
hak-hak pasien terpenuhi, melindungi pasien dari bahaya, serta memperjuangkan
kebutuhan dan kepentingan terbaik pasien dalam pengambilan keputusan klinis.
Kelima, perawat berperan sebagai manajer kasus. Mereka mengkoordinasikan
berbagai sumber daya yang dibutuhkan pasien, memantau kemajuan pemulihan, serta
membuat keputusan klinis yang tepat dalam menghadapi perubahan kondisi pasien.
Keenam, perawat berperan sebagai praktisi keperawatan yang kompeten dan
profesional. Mereka senantiasa mengembangkan kompetensi melalui pembelajaran
berkelanjutan, menerapkan praktik berbasis bukti, serta menjunjung tinggi etika
profesi dalam memberikan asuhan keperawatan.
Dengan menjalankan peran dan fungsi yang komprehensif, perawat medik
bedah dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kesembuhan dan kualitas hidup
pasien yang menjalani prosedur pembedahan atau mengalami kondisi medis yang
kompleks.
Daftar Pustaka:
- Potter, P. A., Perry,
A. G., Stockert, P. A., & Hall, A. M. (2017). Fundamentals of nursing.
Elsevier Health Sciences.
- Smeltzer, S. C., Bare,
B. G., Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2018). Brunner &
Suddarth's textbook of medical-surgical nursing. Lippincott Williams &
Wilkins.
- Ignatavicius, D. D.,
Workman, M. L., Rebar, C. R., & Heimgartner, N. M. (2018).
Medical-surgical nursing: Concepts for interprofessional collaborative
care. Elsevier Health Sciences.
- Urden, L. D., Stacy,
K. M., & Lough, M. E. (2018). Critical care nursing: Diagnosis and
management. Elsevier Health Sciences.
- American Nurses
Association. (2015). Nursing: Scope and standards of practice.
Nursesbooks.org.
Komentar
Posting Komentar